Wednesday, July 29, 2009

Wirid Harian untuk Pemula dan Pecinta (Mubtadi dan Muhib)

Syahadat (3 kali):

asy-hadu an lā ilāha ill-Allāh wa asy-hadu anna Muħammadan ‘abduhū wa rasūluh

Astaghfirullaah (70 kali)

Surat al-Fatihah (1 kali, dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika pertama kali diturunkan di Mekah)

Ayat Aamanar-Rasuul [QS 2:285-286]

Surat al-Insyirah [QS 94 :1-8], (7 kali)

Surat al-Ikhlash [QS 112 :1-4] (11 kali)

Surat al-Falaq [QS 113 :1-5] (1 kali)

Surat an-Naas [QS 114 :1-6] (1 kali)

Laa ilaaha illallaah (9 kali)

Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullah SAW (1 kali)

Selawat (10 kali):

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa salim

Ihda (menghadiahkan pahala dari bacaan di atas kepada Nabi SAW dan para Syekh Tarekat Naqsybandi):

Ilaa Hadhrati ‘Nabiyy SAW wa-aalihii wa shahbihil kiraam, wa ilaa arwaahi ikhwanihil minal anbiyaa-i wal mursaliin wa khudamaa-i sara-‘ihim wa ilaa arwaahil a-immatil arba’a wa ilaa arwaahi Masyayikhinaa fith thariiqatin ‘Naqsybandiyyatil Aliyyah, khassatan ilaa ruuhi imamith thariqah wa Ghawtsil khaliqah Khwajaa Baha-uddin Naqsyband Muhammadinil ’Uwaysiiyil Bukhaari, wa hadhrati Mawlana Sulthaanil awliya Syaikh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani, wa Mawlana Syaikh Muhammad Nazim Al Haqqani, wa ilaa saa-iris-sadaatina was shiddiqiyuun…

Ihda di atas ditutup dengan membaca Surat al-Fatihah (dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika diturunkan untuk kedua kalinya di kota Madinah)

Zikir:

Allah, Allah… (1500 kali)

Selawat (100 kali, kecuali Senin, Kamis dan Jumat: 300 kali):

Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa sallim

1 juz Al-Qur’an atau Surat Ikhlash (100 kali)

1 bagian Kitab Dala’il Al-Khayrat atau Selawat (100 kali)

READ MORE - Wirid Harian untuk Pemula dan Pecinta (Mubtadi dan Muhib)

Wirid Harian untuk Tingkat Persiapan (Musta’id)

Syahadat (3 kali):

asy-hadu an lā ilāha ill-Allāh wa asy-hadu anna Muħammadan ‘abduhū wa rasūluh

Astaghfirullaah (70 kali)

Surat al-Fatihah (1 kali, dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika pertama kali diturunkan di Mekah)

Ayat Aamanar-Rasuul [QS 2:285-286]

Surat al-Insyirah [QS 94 :1-8], (7 kali)

Surat al-Ikhlash [QS 112 :1-4] (11 kali)

Surat al-Falaq [QS 113 :1-5] (1 kali)

Surat an-Naas [QS 114 :1-6] (1 kali)

Laa ilaaha illallaah (9 kali)

Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullah SAW (1 kali)

Selawat (10 kali):

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa salim

Ihda (menghadiahkan pahala dari bacaan di atas kepada Nabi SAW dan para Syekh Tarekat Naqsybandi):

Ilaa Hadhrati ‘Nabiyy SAW wa-aalihii wa shahbihil kiraam, wa ilaa arwaahi ikhwanihil minal anbiyaa-i wal mursaliin wa khudamaa-i sara-‘ihim wa ilaa arwaahil a-immatil arba’a wa ilaa arwaahi Masyayikhinaa fith thariiqatin ‘Naqsybandiyyatil Aliyyah, khassatan ilaa ruuhi imamith thariqah wa Ghawtsil khaliqah Khwajaa Baha-uddin Naqsyband Muhammadinil ’Uwaysiiyil Bukhaari, wa hadhrati Mawlana Sulthaanil awliya Syaikh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani, wa Mawlana Syaikh Muhammad Nazim Al Haqqani, wa ilaa saa-iris-sadaatina was shiddiqiyuun…

Ihda di atas ditutup dengan membaca Surat al-Fatihah (dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika diturunkan untuk kedua kalinya di kota Madinah)

Zikir:

Allah, Allah… (2500 kali dengan suara dinyaringkan/zahar), dan

Allah, Allah… (2500 kali dalam hati, sambil bertafakkur/meditasi)

Selawat (300 kali, kecuali Senin, Kamis dan Jumat: 500 kali):

Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa sallim

1 juz Al-Qur’an atau Surat Ikhlash (100 kali)

1 bagian Kitab Dala’il Al-Khayrat atau Selawat (100 kali)

READ MORE - Wirid Harian untuk Tingkat Persiapan (Musta’id)

Wirid Harian untuk Tingkat Mapan (Penuh Kesungguhan, Ahlul ‘Aziim)

Syahadat (3 kali):

asy-hadu an lā ilāha ill-Allāh wa asy-hadu anna Muħammadan ‘abduhū wa rasūluh

Astaghfirullaah (70 kali)

Surat al-Fatihah (1 kali, dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika pertama kali diturunkan di Mekah)

Ayat Aamanar-Rasuul [QS 2:285-286]

Surat al-Insyirah [QS 94 :1-8], (7 kali)

Surat al-Ikhlash [QS 112 :1-4] (11 kali)

Surat al-Falaq [QS 113 :1-5] (1 kali)

Surat an-Naas [QS 114 :1-6] (1 kali)

Laa ilaaha illallaah (9 kali)

Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullah SAW (1 kali)

Selawat (10 kali):

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa salim

kemudian,

Shalli yaa Rabbii wa sallim ‘alaa jamii’il anbiyaa-i wal mursaliin, wa aali kullin ajma’iin, walhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin.

‘Alaa asyrafil ‘aalamiina Sayyidinaa Muhammadinis shalaawaat

‘Alaa afdhalil ‘aalamiina Sayyidinaa Muhammadinis shalaawaat

‘Alaa akmalil ‘aalamiina Sayyidinaa Muhammadinis shalaawaat

Sayyid ash-shalawat:

Shalaawaatullaahi ta’aalaa wa malaa-ikatihii wa anbiyaa-ihii wa Rusulihii, wa jamii’i khalkihii ‘alaa Muhammadin wa alaa aali Muhammad, alayhii wa ‘alayhimus salaam wa rahmatullaahi ta’aalaa wa barakaatuh, wa radhiallaahu tabaaraka wa ta’aalaa ‘an sadaatina ash-haabi Rasuulillaahi ajma’iin. Wa anit taabi’iina bihim bi ihsaan, wa ‘anil a-immatil mujtahidiinal maadhiin wa ‘anil ulamaa-il muttaqiin, wa ‘anil awliyaa wash shaalihin, wa an masyaayikhina fith thariqatin Naqshbandiyyatil ‘aliyyah. Qaddasallaahu ta’aalaa arwaahahumuz zakiiyah, wanawwarallaahu ta’aalaa adhrihatahumul mubaarakah, wa a’aadallaahu ta’aalaa ‘alaynaa min barakaatihim wa fuyuudhaatihim daa’iman walhamdullilaahi rabbil ‘aalamiin, al-Faatihah

Ihda (menghadiahkan pahala dari bacaan di atas kepada Nabi SAW dan para Syekh Tarekat Naqsybandi):

Ilaa Hadhrati ‘Nabiyy SAW wa-aalihii wa shahbihil kiraam, wa ilaa arwaahi ikhwanihil minal anbiyaa-i wal mursaliin wa khudamaa-i sara-‘ihim wa ilaa arwaahil a-immatil arba’a wa ilaa arwaahi Masyayikhinaa fith thariiqatin ‘Naqsybandiyyatil Aliyyah, khassatan ilaa ruuhi imamith thariqah wa Ghawtsil khaliqah Khwajaa Baha-uddin Naqsyband Muhammadinil ’Uwaysiiyil Bukhaari, wa hadhrati Mawlana Sulthaanil awliya Syaikh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani, wa Mawlana Syaikh Muhammad Nazim Al Haqqani, wa ilaa saa-iris-sadaatina was shiddiqiyuun…

Ihda di atas ditutup dengan membaca Surat al-Fatihah (dengan niat memperoleh berkah dari tajali surat ini ketika diturunkan untuk kedua kalinya di kota Madinah)

Allahu Allahu Allahu HAQQ (3 kali, sambil membayangkan diri kita berada di antara Tangan Allah SWT)

Zikir:

Allah, Allah… (5000 kali dengan suara dinyaringkan/zahar), dan

Allah, Allah… (5000 kali dalam hati, sambil bertafakkur/meditasi)

Selawat (1000 kali, kecuali Senin, Kamis dan Jumat: 2000 kali):

Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wa sallim

1 juz Al-Qur’an atau Surat Ikhlash (100 kali)

1 bagian Kitab Dala’il Al-Khayrat atau Selawat (100 kali)
READ MORE - Wirid Harian untuk Tingkat Mapan (Penuh Kesungguhan, Ahlul ‘Aziim)

Penjelasan mengenai Wirid atau Amalan Harian

Sumber: Naqshbandi Guidebook of Daily Practices and Devotions

Oleh Syekh Hisyam Kabbani QS

Surat al-Faatihah

Grandsyekh Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata, “Bila seseorang membaca al-Faatihah, ia tidak akan meninggalkan dunia ini tanpa memperoleh Kenikmatan Ilahiah yang tersembunyi di balik arti surat al-Faatihah yang membuatnya bisa mencapai keadaan pasrah kepada Allah SWT. Berkah yang Allah SWT berikan bersama surat al-Faatihah sejak diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW tidak akan berhenti, dan akan berlangsung selamanya, dengan orang yang membaca surat al-Faatihah. Hanya Allah SWT dan Rasulullah SAW yang mengetahui banyaknya berkah yang terdapat dalam surat al-Faatihah. Siapa pun yang membaca surat ini dengan niat untuk mendapatkan tajalinya, ia akan mendapat maqam yang tinggi dan derajat yang baik. Sedangkan bagi yang membacanya tanpa niat seperti itu, ia hanya mendapat Kenikmatan Ilahiah yang umum. Surat ini memiliki maqam yang tidak terhitung dan tidak terbatas dalam pandangan Allah SWT.

Ayat Amana-r-Rasul [QS 2:285-286]

Siapa pun yang membaca ayat ini, akan mendapat derajat yang tinggi dan maqam yang baik. Ia akan mendapat keselamatan dari al-Aman (Yang Maha Memberi Keamanan), dalam kehidupan di dunia dan kehidupan akhirat. Ia akan memasuki Lingkaran Keamanan dalam Hadirat Ilahi Yang Maha Tinggi dan Maha Perkasa, dan ia akan mencapai semua maqam dalam Tarekat Naqsybandi yang mulia. Ia akan menjadi pewaris Rahasia Rasulullah SAW dan para awliya dan akan sampai pada maqam Bayazid al-Bistami QS, Imam tarekat, yang berkata, “Aku adalah Kebenaran (al-Haqq)” Ini merupakan tajali (manifestasi) yang luar biasa yang dimiliki oleh ayat ini, dan juga ayat-ayat yang lain. Grandsyekh Khalid al-Baghdadi QS, salah satu Imam tarekat ini, menerima Panorama Spiritual dan Rahasia dari ayat ini, yang dengannya Allah SWT menjadikan beliau seorang yang istimewa di masanya.

Surat al-Insyirah [QS 94]

Pada setiap huruf dan masing-masing ayat terdapat tajali yang berbeda dengan ayat-ayat pada surat lainnya. Siapa pun yang membaca sebuah ayat atau satu huruf al-Qur’an, ia akan mendapat Kasih Ilahiah yang khusus dan bersifat khas terhadap ayat atau huruf tersebut.

Jika seseorang membaca surat ini, ia akan menerima Kasih Ilahiah, tajali dan kebaikan. Siapa pun yang mengharapkan kebaikan tersebut, ia harus menjaga awrad ini setiap hari bersama dengan kewajiban lainnya. Barulah ia akan mendapat Kehidupan yang Sejati dan Kehidupan yang Abadi.

Maqam dan Kasih Ilahiah yang terus-menerus ini adalah satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan, jadi satu kekurangan dalam awrad secara otomatis akan mengurangi banyaknya Kasih Ilahiah yang akan diterima. Sebagai contoh, jika kita ingin mencuci tangan, kita bisa menunggu di depan keran sampai air keluar. Tetapi jika pipanya tidak tersambung dengan baik, sehingga air tidak sampai ke keran, berapa pun lamanya kita menunggu, air tidak akan pernah keluar. Jadi kita harus menjaga jangan sampai terjadi kekurangan dalam zikir kita sampai kita mendapat semua tajali dan Kasih Ilahiah.

Surat al-Ikhlash [Qs 112]

Siapa pun yang membacakan surat ini dengan sungguh-sungguh akan mendapat tajali dari dua Nama Allah SWT, al-Ahad (Yang Maha Esa) dan as-Shamad (Yang Maha Dibutuhkan). Siapa pun yang membacanya akan mendapat sebagian dari tajali tersebut.

Surat al-Falaq [Qs 113] dan an-Naas [Qs 114]

Realitas dari Rahasia dan Kesempurnaan yang menyeluruh (kamal) dari Kebesaran Nama-Nama Allah SWT dihubungkan dengan kedua surat ini. Karena keduanya menjadi surat penutup al-Qur’an, keduanya terhubung dengan seluruh tajali dan Kasih Ilahiah. Melalui awrad ini, para guru Tarekat Naqsybandi menjadi Samudra Pengetahuan dan seorang yang ahli. Grandsyekh Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata, “Kalian sekarang telah mencapai awalnya, di mana setiap ayat, huruf dan surat dalam al-Qur’an mempunyai tajalinya masing-masing, yang tidak bertumpang-tindih satu sama lain.” Untuk itu Rasulullah SAW bersabda, “Aku telah meninggalkan tiga hal untuk umatku, kematian yang akan membuat mereka takut, mimpi yang benar yang akan membawa berita gembira bagi mereka, dan al-Qur’an yang akan menjadi pedoman bagi mereka.” Melalui al-Qur’an Allah SWT akan membuka pintu Kasih Ilahiah pada saat-saat terakhir, sebagaimana ketika al-Qur’an diturunkan pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat, pada masa khalifah dan di masa para awliya.

Awrad untuk tiga tingkatan murid ini harus dilakukan sekali dalam 24 jam bersama dengan kewajiban lainnya sesuai dengan syariah Rasulullah SAW. Semua yang dibawa oleh beliau dapat ditemukan dalam awrad ini. Ini adalah cara bagi para hamba untuk mencapai kunci kedekatan dengan Allah SWT. Dengan awrad tersebut para rasul, anbiya dan awliya mencapai Sang Penciptanya dan melalui awrad ini pula kita dapat mencapai seluruh maqam dalam tarekat Naqsybandi yang mulia.

Para guru tarekat Naqsybandi mengatakan bahwa siapa pun yang menganggap dirinya tergabung dalam salah satu dari 40 tarekat atau menjadi pengikut tarekat Naqsybandi yang mulia tetapi tidak pernah melakukan khalwat walaupun sekali seumur hidup, maka seharusnya orang itu malu untuk berhubungan dengan murid-murid yang lain.

Grandsyekh Syekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata, “Siapa pun yang hidup di akhir zaman dan berharap untuk mendapat posisi yang tinggi dan terhormat serta ingin mendapat apa yang didapatkan oleh orang yang berkhalwat dan melakukan latihan-latihan spiritual (zikir), maka ia harus mengerjakan awrad ini. Dengan awrad ini, berarti kita telah meletakkan fondasi untuk maqam yang lebih tinggi yang akan dibangun di atasnya. Seorang murid harus menyadari bahwa jika ia gagal mencapai posisi yang tinggi dan terhormat di dunia ini karena kurang berusaha, maka seharusnya ia tidak terpisah dari dunia ini, tetapi Syekh membuat ia dapat mencapainya dan mendapatkan maqamnya baik selama ia hidup atau pada saat 7 naPas terakhir menjelang kematiannya.”

“Jika seorang melakukan awrad (zikir) ini tetapi kemudian melakukan tindakan yang tidak pantas, berarti ia bagaikan membangun rumah di tepi karang yang terjal, kemudian rumahnya itu runtuh sehingga hancur berantakan. Jadi kita harus selalu waspada dan awas terhadap segala tindakan kita, menimbangnya dengan cermat apakah tindakan tersebut halal atau haram, atau apakah Allah SWT akan marah terhadap tindakan tersebut atau tidak. Kita juga harus mengetahui bahwa segala hal yang haram akan melemahkan fondasi kita. Oleh karena itu kita harus berpikir sebelum melakukan sesuatu. Rasulullah SAW bersabda, “Satu jam berpikir (kontemplasi) lebih baik dari 70 tahun beribadah.” Kita harus bisa melakukan segala aktivitas kita dengan cara yang benar, tanpa ada intervensi dari sesuatu yang diharamkan.”

“Dalam kehidupan ini, Allah SWT telah membagi hari ke dalam 3 bagian, 8 jam untuk beribadah, 8 jam untuk bekerja, dan 8 jam untuk tidur. Seseorang yang tidak menerima dan mengikuti pembagian energi ini akan menjadi contoh yang tepat bagi hadis yang berbunyi, ‘Barang siapa yang kehidupannya tidak teratur, ia juga akan mengalami kekacauan di neraka.’ Siapa yang hanya mengikuti kemauannya tidak akan mencapai kemajuan dan siapa yang ingin mencapai maqam yang tinggi dan terhormat sebagaimana yang berusaha didapatkan oleh generasi sebelumnya dengan berkhalwat, maka ia harus mengingat Allah SWT setiap saat.”

Grandsyekh melanjutkan, “Mereka yang membaca awrad secara rutin akan mendapat air dari Kehidupan yang Sejati, yang dengan air itu ia akan melakukan pembersihan diri. Ia akan mandi di dalamnya dan akan meminumnya, dengan jalan itu ia akan mencapai tujuannya. Ada orang yang mengaku telah mengikuti tarekat selama 30 tahun, tetapi ia belum bisa melihat sesuatu dan tidak mendapat sesuatu yang istimewa. Jawaban bagi orang itu adalah melihat kembali ke belakang, berapa banyak kekurangan yang telah dilakukannya? Pada saat kalian mengetahui kekurangan tersebut, segeralah hindari hal tersebut, dengan demikian kalian akan mencapai Allah SWT. Ketika murid meninggalkan tugas harian (wazifa) yang diperintahkan oleh Syekhnya, maka ia akan terhambat dalam mencapai kemajuan dan ia tidak akan mampu mencapai satu maqam apapun yang telah dicapai sebelumnya. Tidak ada nabi yang mencapai kenabiannya atau tidak ada seorang wali pun yang mencapai kewaliannya, dan tidak ada seorang mukmin yang mencapai tahapan keimanan tanpa menggunakan waktunya untuk melakukan zikir harian.”

READ MORE - Penjelasan mengenai Wirid atau Amalan Harian

Istikharah

Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS

A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa Shahbihi ajma’iin


Jika kalian ragu-ragu mengenai sesuatu, apakah hal itu baik atau tidak, apakah sesuai dengan Kehendak Allah SWT atau tidak, kalian dapat memohon petunjuk-Nya. Setiap saat kalian dapat melakukannya, caranya adalah sebagai berikut:

Mandilah dengan air panas atau dingin. Lakukan dengan serius. Bersikaplah serius terhadap masa depan kalian. Lakukan di tempat yang sunyi, ucapkan salam pada Tuhanmu, lalu duduklah dan katakan, ”Ya Tuhanku, aku berniat akan sesuatu hal dan aku memohon (petunjuk) agar kehendakku sesuai Kehendak-Mu. Berilah aku tanda-tanda yang benar untuk maksud ini!” Maka kalian akan mendapatkan tanda merah atau hijau. Tidak mungkin melakukan hal ini tanpa mendapatkan jawabannya.

Itu adalah suatu bentuk konsultasi (istikharah) dan kini Saya memberi izin untuk melakukannya. Setiap orang yang ingin mengetahui, apakah tindakan yang akan dilakukannya sesuai dengan Kehendak Tuhannya memiliki kebebasan untuk memohon bimbingan.

Tetapi kalian tidak boleh meminta sesuatu yang sudah jelas, dan arahnya pun sudah ditunjukkan. Hal itu seperti saat kalian menemui jalan buntu, tetapi kalian masih bertanya apa masih bisa terus. Kalian harus menerimanya apa pun itu, dan tidak perlu untuk menanyakan hal itu. Baik sekali melakukan latihan ini sebelum tidur. Lakukan salat dua rakaat, minta, lalu pergi tidur tanpa bicara dengan orang lain.

Doa Istikharah (Riyadh ash-Shaalihiin):

Allaahumma innii astakhiiruka bi `ilmika wa astaqdiruka bi qudratika wa as-aluka min fadhlikal `azhiim/fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa ta`lamu wa laa a`lamu wa Anta `allaamul ghuyuub/Allaahumma in kunta ta`lamu anna haadzaal-amra khayrun lii fii diinii wa ma`aasyii wa `aaqibati amrii. Awqaala fii ‘aajili amrii wa ‘aajilihi faqdurhulii wa yassirhulii tsumma baarik lii fiihi wa-in kunta ta`lamu anna haadzaal amra syarran lii fii diini wa ma`aasyi wa `aaqibati amrii wa aajilihi fa ashrifhu `annii wa ashrifnii anhu waqdurlii al-khayra haytsukaana tsumma radh-dhanii bihi

Ya Allah, aku mohon pada-Mu untuk menunjukkan yang terbaik menurut Pengetahuan-Mu, memohon kemampuan melalui Kekuasaan-Mu, dan memohon sebagian dari Karunia-Mu Yang Agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sementara aku tidak berdaya, Engkau Maha Mengetahui, sementara aku tidak. Dan Engkau Maha Mengetahui atas segala perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini lebih baik bagiku, bagi agamaku, kehidupanku, dan hasil akhirku—atau urusan dunia dan akhiratku—maka berilah aku kemampuan untuk melaksanakannya dan mudahkanlah ia bagiku. Dan jika Engkau mengetahui bahwa perkara itu buruk bagiku, bagi agamaku, kehidupanku, dan hasil akhirku—atau urusan dunia dan akhiratku, maka jauhkanlah ia dariku dan tetapkanlah perkara yang baik bagiku di mana pun ia berada, dan ridailah ia bagiku.

READ MORE - Istikharah

AisatuZahra

READ MORE - AisatuZahra

Wednesday, July 15, 2009

Berserah

"Jika Harus Mengatur, Aturlah Untuk Tidak Ikut Mengatur"
" Janganlah sekali-kali memilih dalam urusanmu. Pilihlah untuk tidak memilih. Larilah dari pilihanmu dan dari segala sesuatu Menuju Allah Subhanahuwata Alaa. DIA-lah yang menciptakan sekaligus memilihnya"
--- Abu Al Hasan Az Syadili ---
READ MORE - Berserah

Thursday, July 02, 2009

Haul

Jadwal Haul

http://www.moslemgossips.com

NO
NAMA
BULAN
TEMPAT
1.
Habib
Hadi Bin Abdullah Al-Haddar
Minggu,
1 Muharram
Lateng
Banyuwangi
2.
Fakhrul
Wujud Syekh Abubakar Bin Syalim
Muharram
Cidodol
Jakarta Selatan
3.
Habib
Abubakar Bin Husein Assegaf
27
Muharram
Bangil
Pasuruan
4.
Habib
Husein Bin Hadi Al-Hamid
12
Shafar
Brani
Probolinggo
5.
Habib
Abdullah Bin Ali Al-Haddad
27
Shafar
Bangil
Pasuruan
6.
Habib
Hasan Bin Muhammad Al-Hadad
Shafar
Minggu Terakhir
Kota,
Jakarta Utara
7.
Do’a
Tolak Bala dan Maulid di Pon-Pes Darul Hadist Alfagihiyah
Shafar
Rabu Terakhir
Alun-alun
Malang
8.
Habib
Abdul Qadir Bib Alwi Assegaf
Rabiul
Awal, Minggu Pertama
Tuban
9.
Maulid
di Makam Habib Ahmad Al-Haddad
Rabiul
Awal Minggu Pertama Sore
Habib
Kuncung Kalibata
10.
Habib
Ali Bin Husein Al-Atthas
Rabiul
Awal, Selasa Terakhir
Buluh
Condet Jakarta
11.
Habib
Abdullah Bin Muchsin Al-Atthas. (Selasa malem Maulid, Rabu pagi
Haul )
Rabiul
Awal Rabu Terakhir
Empang
bogor
12.
Maulid
di Habib Abubakar Assegaf
Rabiul
Awal Jum’at Pertama
Gresik
13.
Maulid
di Habib Muhammad Al-Aydrus
Rabiul
Awal Jum’at Pertama
Ketapang
Kecil Surabaya
14.
Habib
Ali Bin Abdulrahman Al-Habsyi (Rabu sore Ziarah, Kamis sore maulid)
Rabiul
Awal Rabu Terakhir
Kwitang
Jakarta Pusat
15.
Maulid
di Darul Aitam
Rabiul
Awal Jumat Pagi
Tanah
Abang Jakarta
16.
Habib
Muchsin Bid Muhammad Al-Atthas (Haul & Maulid)
Rabiul
Awal Sabtu Pagi
Alhawi
Condet Jakarta
17.
Maulid
di Habib Ahmad Al-Atthas
15
Malam Rabiul Awal
Pekalongan
18.
Habib
Salim Bin Ahmad Bin Zindan
Rabiul
Awal Senin Sore
Otista
Jakarta Timur
19.
Maulid
di Habib Abdulrahman Assegaf
Rabiul
Awal Minggu Pagi
Al
Busro Citayam
20.
Habib
Ali Bin Muhammad Al-Habsyi (Simthuduror)
20
Rabiul Tsani
Gurawan
Solo
21.
Habib
Muhammad Bin Idrul Al-Habsyi
22
Rabiul Tsani
Ampel
Surabaya
22.
Habib
Muhammad Bib Ahmad Al-Muhdhor
22
Rabiul Tsani
Ampel
Surabaya
23.
Habib
Abubakar Bin Syofi Al-Habsyi
22
Rabiul Tsani
Ampel
Surabaya
24.
Habib
Idrus Bin Abubakar Al-Habsyi
22
Rabiul Tsani
Ampel
Surabaya
25.
Habib
Umar Bin Abdulrahman Al-Atthas
23
Rabiul Tsani
Petamburan
Jakarta
26.
Habib
Alwi Bin Salim Al-Aydrus
23
Rabiul Tsani
Tanjung
Malang
27.
Habib
Umar Bin Hud Al-Atthas
29
Rabiul Tsani
Cipayung
Jawa Barat
28.
Habib
Muhammad Bin Husein Al-Aydrus
Jumadil
Awal Kamis Terakhir
Ketapang
Kecil Surabaya
29.
Habib
Ahmad Bin Abdullah Al-Aydrus
Jumadil
Akhir Minggu Pertama
Benhil
Jakarta Pusat
30.
Habib
Husein Bin Muhammad Al-Haddad
Jumadil
Akhir Sabtu Ketiga
Ampel
Surabaya
31.
Habib
Ja’far Bin Syekhon Assegaf
Jumadil
Akhir Minggu Ketiga
Masjid
Jami’ Pasuruan
32.
Habib
Abdul Qodir Bin Ahmad Bilfaqih
Jumadil
Akhir Minggu Terakhir
Alun-alun
Malang
33.
Habib
Abdullah Bin Abdul Qodir Bilfaqih
Jumadil
Akhir Minggu Terakhir
Alun-alun
Malang
34.
Habib
Muhammad Bin Thohir Ba’bud
Rajab
Minggu Pertama
Ds.Paleng
Ploso Kediri
35.
Khataman
Bukhari di Habib Ahmad Al-Atthas
12
Rajab
Pekalongan
36.
Khataman
Bukhari di Masjid Al-Hawi
26-27
Rajab
Condet
Cililitan Jakarta
37.
Khataman
Bukhari di Habib Abubakar Assegaf
Rajab
Jum’at Terakhir
Grasik
Surabaya
38.
Habib
Syeh Bin Salim Al-Atthas
27
Rajab
Tipar
Sukabumi
39.
Habib
Muhdor Bin Muhammad Al-Muhdor
29
Rajab
Bondowoso
40.
Habib
Balawi, Al-Syathiri, Al-Qudsi
10
Sya’ban
Kp.Bandan
Jakarta Utara
41.
Habib
Ahmad Bin Tholib Al-Atthas
14
Sya’ban
Pekalongan
42.
Habib
Muhammad Bin Thohir Al-Haddad
15
Sya’ban
Tegal
43.
Habib
Muhammad Bin Abdulrahman Assegaf
16
Pagi Sya’ban
Indramayu
Jawa Barat
44.
Habib
Ali Bin Abdulrahman Al-Habsyi (Ziarah dimakam Habib Ali, Besoknya Haul)
Sya’ban
Sabtu Ketiga
Kwitang
Jakarta Pusat
45.
Habib
Salim Bin Thoha Al-Haddad
Sya’ban
Jum’at Terakhir
Damai
Kalibata
46.
Habib
Ahmad Bin Alwi Al-Haddad
Sya’ban
Minggu terakhir
Rawajati
Kalibata
47.
Habib
Syech Bin Ahmad Bafaqih
Syawal
Kamis Kedua
Boto
Putih Surabaya
48.
Habib
Umar Bin Ja’far Assegaf
5
Syawal
Cibeduk
Tapos Jawa Barat
49.
Habib
Sholeh Bin Muchin Al-Hamid
Syawal
Minggu Kedua
Tanggul
Jember
50.
Habib
Ahmad Bin Ali Bafaqih
Syawal
Sabtu Terakhir
Ds.
Tempel Yogyakarta
51.
Habib
Husein Bib Abubakar Al-Aydrus
Syawal
Minggu Terakhir
Luarbatang
Jakarta Utara
52.
Majlis
Burdah Habib Muhammad Al-Aydrus
Syawal
Kamis Kedua
Ketapang
Kecil Surabaya
53.
Habib
Alwi Bin Muhammad Assegaf
10
Dzulhijah
Gresik
Kota Surabaya
54.
Habib
Abubakar Bin Muhammad Assegaf
17
Dzulhijah
Masjid
Jami’ Gresik
55.
Habib
Harun Bin Abdullah Baharun
17
Dzulhijah
Sumur
Songo Gresik
READ MORE - Haul

Sunday, April 12, 2009

Al-Alim Al-'Alamah Al-habib Hasan bin Abdullah asy-syatiri




Makna ISLAM

Setiap agama di dunia telah bernama baik setelah nama para pendiri atau setelah masyarakat dan bangsa di mana yang lahir dengan membawa agama. Misalnya, Kekristenan akan mengambil appellation nama dari para nabi Yesus Kristus; Zoroastrians dari para pendiri zoroaster, dan Judaisme, agama orang Yahudi, dari nama suku Yehuda (dari negara JUDEA) dimana ia mengambil yang lahir. Sama halnya dengan agama lain. Tapi tidak demikian dengan Islam. Agama ini memiliki perbedaan yang unik dari yang tidak demikian dengan orang tertentu atau orang. Kata 'Islam' tidak berbuat apapun-hubungan seperti itu tidak milik orang tertentu, orang, atau negara. Hal ini tidak ada produk dari pikiran manusia dan tidak pula ia kepada masyarakat tertentu. Ini adalah universal agama dan tujuannya adalah untuk menciptakan manusia dan menanamkan dalam kualitas dan sikap Islam.

Islam, sesungguhnya, adalah sebuah atribut judul. Siapa yang memiliki atribut ini, mungkin dia milik semua suku, masyarakat, negara, atau suku, adalah seorang Muslim. Menurut Al Qur'an (Kitab Suci dari umat Islam), di antara setiap orang di segala usia dan ada yang baik dan benar orang yang gila ini atribut di antara mereka dan umat Islam.

Ini secara otomatis membawa kita pada pertanyaan: Apa artinya Islam? Dan yang seorang Muslim?

ISLAM - Apakah arti dibalik ini ?

'Islam' adalah kata bahasa Arab dan connotes submission, menyerah, dan ketaatan Sebagai agama, Islam adalah lengkap dan ketundukan ketaatan kepada Allah dan itulah sebabnya disebut 'ISLAM'. Setiap orang dapat melihat bahwa kita hidup di alam semesta merupakan tertib alam semesta. Ada hukum dan ketertiban di antara semua unit yang terdiri dari alam semesta ini. Semuanya sudah diberikan tempat di grand skema, yang bekerja di jalan depan dan megah. Matahari, bulan, bintang-bintang dan bahkan seluruh tubuh surgawi adalah merajut bersama dalam sistem yang sangat bagus. Mereka mengikuti sebuah hukum yg tak dpt diubah dan bahkan tidak sedikit yang diurapi deviasi dari mereka saja. Bumi berputar pada poros sendiri dan di sepanjang revolusi matahari dgn sangat hati-hati mengikuti jalan santai bawah untuk itu. Demikian juga, semua di dunia, dari sedikit whirling electron yang kuat untuk nebulae, selalu mengikuti hukum sendiri. Masalah energi, dan hidup mereka semua taat hukum dan berkembang dan berubah dan hidup dan mati sesuai dengan undang-undang. SEKALIPUN manusia di dunia hukum alam yang cukup nyata. Laki-laki kelahiran, pertumbuhan, dan hidup semua diatur oleh satu set biologis hukum. Dia berasal dari alam di rezeki

Yg tak dpt diubah sesuai dengan hukum. Semua organ-organ tubuh orang dari sel-sel kecil ke jantung dan otak diatur oleh undang-undang ditetapkan bagi mereka. Dalam Pendek, kami adalah hukum-diatur di alam semesta dan segala sesuatu itu mengikuti kursus yang telah diurapi untuk itu. Canggih ini, semua yg dpt menembus-hukum, yang terdiri governs bahwa semua alam semesta, dari tiniest specks debu ke galaksi megah di langit tinggi, adalah hukum Allah, pencipta dan penguasa alam semesta. Sebagai seluruh penciptaan obeys hukum Allah, seluruh alam semesta, oleh karena itu, secara harfiah mengikuti agama Islam-Islam untuk menandakan hanya ketaatan dan kepatuhan kepada Allah, Tuhan alam semesta. Matahari, bulan, bumi, dan semua badan surgawi yang jadi 'Muslim'. Jadi yang terjadi dengan udara, air, dan panas, batu, pohon, dan hewan. Segalanya dalam alam semesta adalah 'Muslim' for it obeys Allah dengan tunduk kepada hukum. Bahkan seorang laki-laki yang menolak untuk beriman kepada Allah, atau menawarkan kepada seseorang untuk menyembah selain Allah telah terpaksa menjadi 'Muslim' sejauh sebagai tubuh adalah keberadaan yang bersangkutan. Untuk seluruh kehidupan, dari berhubung dgn lembaga tahap ke tubuh perceraian debu info setelah kematian, dan setiap jaringan otot-Nya dan kepada setiap anggota tubuh mengikuti kursus yang ditentukan oleh Allah untuk setiap hukum. Lidah yang sangat Nya, karena ketidaktahuan itu, advokat yang penolakan beberapa professes Tuhan atau dewa-dewa, adalah di alam yang sangat 'Muslim'. Kepalanya yang ia wantonly bows lain selain Allah adalah Muslim lahir. Dimana hatinya, melalui kurangnya pengetahuan yang benar, ia cherishes kasih dan penghormatan terhadap orang lain, adalah 'Muslim' oleh intuisi. Ini adalah semua taat kepada Hukum Tuhan, dan fungsi mereka dan gerakan diatur oleh perintah hukum itu sendiri. Ini, dalam jangka pendek, adalah posisi yang benar-benar manusia dan alam semesta. Mari kita meneliti masalah dalam terang yang berbeda. Manusia itu jadi dilantik bahwa ada dua aspek hidupnya: dua spheres of his kegiatan. Adalah salah satu bidang di mana dia menemukan dirinya totally diatur oleh Divine Hukum. Dia tidak bisa bergerak satu inci atau memindahkan langkah jauh dari itu. Ia juga tidak dapat menghindari ini dengan cara apapun dari atau. Bahkan, seperti makhluk lainnya, dia benar-benar tertangkap dalam memahami hukum alam dan pasti akan mengikutinya. Tetapi ada orang lain sphere kegiatan juga. Dia sudah kaya dengan alasan dan akal. Dia mempunyai kuasa untuk berpikir dan formulir Hukum, untuk memilih dan menolak, dan untuk mengadopsi dan penghinaan. Dia bebas untuk mengadopsi apa saja memilih kehidupan. Ia dapat merangkul semua agama, apapun mengadopsi cara hidup dan merumuskan nya hidup menurut ideologi apapun ia suka. Ia mempersiapkan sendiri kode etik atau menerima satu dirumuskan oleh orang lain. Dia telah bestowed dengan gratis dan akan dapat menggambar besar sendiri saja perilaku. Dalam aspek terakhir ini, dia, tidak seperti makhluk lainnya, telah diberikan kebebasan pikiran, pilihan, dan tindakan.

Kedua aspek khas saling mengisi dalam kehidupan manusia.

Pada dia, seperti semua makhluk lain, adalah lahir Muslim, yang selalu obeys perintah Allah, dan pasti akan tetap jadi. Sejauh yang kedua adalah aspek yang bersangkutan, ia bebas untuk menjadi atau tidak menjadi seorang Muslim. Di sini ia telah diberikan kebebasan pilihan dan itu adalah cara orang latihan kebebasan ini, yang membagi manusia menjadi dua kelompok: orang-orang yang beriman dan tidak beriman. Seorang individu yang memilih untuk mengetahui pencipta-Nya, menerima-Nya sebagai real Master, jujur dan dgn sangat hati-hati untuk mengajukan hukum dan perintah-Nya dan mengikuti Dia kode telah diwahyukan kepada manusia untuk individu dan kehidupan sosial, sehingga menjadi Muslim yang sempurna. He has, jadi untuk mengatakan, kelengkapan dicapai dalam oleh Islam secara sadar memutuskan untuk menuruti Allah dalam domain di mana dia kaya dengan kebebasan dan pilihan. Sekarang dia seluruh hidup telah menjadi salah satu tunduk kepada Allah dan tidak ada konflik dalam pribadinya. Dia adalah seorang Muslim yang sempurna dan lengkap-Islam ini untuk tunduk kepada seluruh diri kepada Allah itu akan Islam dan hanya Islam. Dia kini telah diserahkan kepada-Nya secara sadar siapa dia sudah tanpa disadari menurut. Dia telah rela ketaatan yang ditawarkan kepada siapa dia sudah Master owed ketaatan tdk sengaja. Pengetahuan-Nya kini nyata untuk dia mengakui Menjadi yang kaya dia dengan kemampuan untuk belajar dan mengetahui. Sekarang ia dan alasan penghakiman diatur secara stabil-sebab ia sepatutnya telah memutuskan untuk menuruti kepada Makhluk yang dia fakultas berpikir dan menilai. Nya lidah juga adalah orang-orang itu menyatakan dengan keyakinan iman dan Tuhan yang memberikannya di fakultas sambutannya. Baru seluruh keberadaan ini merupakan perwujudan, semua spheres dalam kehidupan, ia secara sukarela serta involuntarily obeys hukum-hukum Allah Satu yang sama dengan seluruh alam semesta bagi orang yang Dia worships seluruh dunia adalah untuk dia dan dia adalah untuk dewa.

THE NATURE OF KUFR NATURE OF THE KUFR

Kontras kepada manusia yang dijelaskan di atas, ada orang yang, walaupun lahir dan Muslim tanpa disadari

Sisa satu sepanjang hidupnya, ia tidak latihan dari fakultas alasan, akal, dan intuisi untuk mengenal Tuhannya dan pencipta dan misuses kebebasan pilihan-Nya dengan memilih untuk menolak Dia. Seperti seorang laki-laki menjadi kafir-dalam bahasa Islam yang Kafir.

Kufr secara harfiah berarti 'ke depan' atau 'untuk menyembunyikan'. Orang yang menyangkal Tuhan disebut Kafir (concealer) karena dia conceals dengan kekafiran apa yang melekat di alam dan embalmed dalam dirinya sendiri-untuk memang, ia adalah sifat naluri imbued dengan 'Islam'. Nya seluruh tubuh, setiap dan setiap serat otot, fungsi dalam penurutan kepada instink. Setiap partikel dari keberadaan-hidup atau tak bernyawa-fungsi sesuai dengan 'Islam' dan memenuhi tugas yang telah diberikan kepadanya. Tetapi visi ini manusia telah kabur, maka akal telah kabut, dan ia tidak dapat melihat nyata. Alam sendiri telah menjadi dirahasiakan dari kedua matanya dan ia berpikir dan bertindak dalam menyuarakan disregard of it. Kenyataannya menjadi estranged bentuk dan dia gropes dalam kegelapan seperti itu adalah sifat kufr.

Kufr adalah bentuk ketidaktahuan, bukan murni adalah ketidaktahuan dan sederhana. Apa ketidaktahuan dapat lebih besar untuk mengetahui Allah, pencipta, Tuhan alam semesta? Seorang pria yang luas melihat panorama alam, yang hebat mekanisme kerja yang terus-menerus, yang grand desain yang nyata di setiap sudut dan sudut-penciptaan dia melihat mesin ini besar, tetapi dia tidak tahu siapa adalah pembuat dan Direktur. Dia melihat ke tubuh sendiri, yang indah organisme yang bekerja dalam cara yang paling hebat, dan menggunakannya untuk mencapai sendiri berakhir tetapi tidak bisa memahami kekuatan yang dibawa ke dalam keberadaan, yang dirancang dan insinyur yang dihasilkan mesin ini, pencipta yang membuat hidup yang unik dari hal-hal tak bernyawa: karbon, kalsium, sodium, dan lain-lain. Dia saksi depan rencana di alam semesta-namun gagal untuk melihat perencana belakangnya. Ia melihat banyak keindahan dan keharmonisan dalam bekerja-tetapi bukan pencipta ini semua. Dia melihat keindahan alam dalam desain-tetapi bukan Designer! Di seluruh alam semesta di sekelilingnya ia melihat yang choicest demonstrasi keahlian ilmu pengetahuan dan hikmat, matematika, dan rekayasa, desain dan tujuan, tetapi ia krepyak dirinya dengan membawa semua makhluk yang luas ini menjadi dimengerti semesta. Bagaimana seorang laki-laki, yang telah blinded dirinya ini sangat signifikan dan kenyataan, pendekatan yang benar perspektif pengetahuan? Bagaimana vistas kebenaran dan pengetahuan dibuka seperti itu man? Satu cara yang dapat menjadikan salah awal mencapai tujuan yang tepat? Ia akan gagal untuk menemukan clue ke Realita. Kanan jalan yang akan tetap dirahasiakan untuk dia dan apa yang akan berusaha dalam ilmu dan seni, ia tidak akan dapat faedah dirinya dari lampu kebenaran dan hikmat. Dia akan groping dalam gelap, dan stumbling dalam kegelapan dari ketidaktahuan.

Tak hanya itu; kufr juga merupakan kelaliman, bahkan, yang tyrannies dari peperangan. Dan apa yang 'aniaya'? Itu adalah tindakan kejam dan tidak adil menggunakan segala kekuatan atau kekuasaan. Jika Anda memaksa sesuatu untuk bertindak lalim atau bertindak terhadap alam yang benar, yang nyata dan akan melekat sikap, yang kezaliman, akar dan cabang.

Kita telah melihat bahwa semua yang ada di alam semesta adalah taat kepada Allah pencipta. mentaati, untuk hidup sesuai dengan kehendakNya atau Hukum-Nya (untuk membuatnya lebih tepat) untuk menjadi seorang Muslim yang sangat mereka yg berurat di alam. Allah telah memberikan tenaga kerja selama ini, tetapi tugas di alam ini sangat hal-hal yang mereka harus digunakan untuk pemenuhan dari kehendakNya dan bukan sebaliknya. Tapi satu yang disobeys Allah dan resort ke kufr adalah orang yang sangat perpetrates ketidakadilan, karena ia menggunakan semua kekuasaan tubuh dan pikiran untuk memberontak terhadap alam dan tentunya menjadi enggan instrumen dalam drama dari ketidaktaatan. Dia memaksa kepalanya untuk sujud di hadapan dewa-dewa lain selain Allah dan cherishes dalam hatinya kasih, rasa hormat dan takut lainnya kekuasaan dalam menyuarakan mengabaikan ke naluriah mendorong organ-organ ini. Dia sendiri menggunakan kekuasaan dan segala sesuatu kepada orang-orang yang mempunyai otoritas terhadap orang yang eksplisit yang baik sehingga membentuk sebuah pemerintahan yang aniaya. Bisa ada yang lebih besar setiap ketidakadilan, kezaliman, dan kekejaman dari yang dipamerkan oleh orang yang exploits dan misuses segalanya di bawah matahari unscrupulously dan memaksa mereka untuk program studi yang affronts alam dan keadilan? Kufr tidak hanya kelaliman; itu, untuk sedikitnya, pemberontakan belaka, nikmat, dan kafir. Setelah semua, apa yang nyata dari manusia? Apakah itu kekuasaan dan kewenangan? Dia sendiri adalah pencipta itu pikiran, hati, jiwa itu, dan organ tubuh-Nya yang telah mereka atau diciptakan oleh Allah? Dia sendiri telah menciptakan alam semesta dan segala yang ada di dalam dia-atau ia telah dibuat oleh Allah? Harnessed semua yang memiliki kekuasaan dan tenaga untuk pelayanan manusia-manusia atau Allah? Jika semuanya telah dibuat oleh Tuhan dan Tuhan sendiri, kemudian kepada siapa mereka milik? Siapa yang sebenarnya mereka adalah pemilik? Mereka yang berhak berdaulat? Sesungguhnya ia adalah Allah dan tidak ada lagi. Dan jika Allah adalah pencipta, Nabi Isa, dan berdaulat, maka yang akan menjadi lebih besar daripada orang pemberontak yang menggunakan ciptaan Allah terhadap perintah-Nya yang membuat dia berpikir pikiran terhadap Tuhan, pelabuhan di hatinya pemikiran terhadap Allah, dan ia menggunakan berbagai fakultas terhadap berdaulat akan's. Jika seorang hamba betrays his master anda mengkhianati dia sebagai setia. Jika seorang pejabat menjadi mengkhianat kepada negara Anda menjuluki dia sebagai pengkhianat dan murtad. Jika orang itu cheats donatir Anda tidak ragu-ragu dalam condemning dia sebagai nikmat. Tapi apa yang bisa cocok dengan pengkhianatan ini, ini nikmat, dan pemberontakan ini ada pada satu orang yang berkomitmen dengan Kufr? Setelah semua, yang sebenarnya besar dari segala kuasa dan otoritas? Yang memberi perintah manusia atas sumber daya? Yang ditinggikan orang untuk posisi tinggi wewenang dan kuasa? Semua orang yang telah dan semua yang dia menggunakan untuk kepentingan lain adalah penganugerahan Allah. Ini adalah kewajiban yang owes manusia di bumi ini kepada orang tua. Tetapi yang telah berpancangan kasih anak-anak di orangtua hati? Yang kaya dengan ibu yang akan dan kuasa untuk memelihara, memupuk, dan makanan anak-anaknya? Para orang tua yang terinspirasi dengan semangat untuk menghabiskan segala milik mereka untuk kesejahteraan anak-anak mereka? Sedikit refleksi akan mengungkapkan bahwa Allah adalah bajik manusia. Dia adalah pencipta, Tuhan, Nourisher, sustainer, sekaligus sebagai raja dan nyata sovereigns. Dan ini sebagai posisi Tuhan vis-à-vis laki-laki, apa yang dapat lebih besar pengkhianatan, nikmat, pemberontakan dan pengkhianatan dari Kufr, melalui seorang laki-laki yang menyangkal dan disobeys his real Tuhan dan berdaulat?

Don't think that bay melakukan Kufr manusia tidak dapat melakukan sesuatu atau menyakiti kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak, tidak sedikit. Yang embel-bintik di muka sebuah bola kecil di alam semesta yang terbatas ini adalah manusia, apa yang dia lakukan dapat membahayakan kepada Tuhan alam semesta yang dominions sangat sangat jauh lebih besar yang kami belum bisa mencari batas-batas mereka bahkan dengan bantuan yang paling canggih teleskop; Whose kuasa sangat besar yang tak terhitung dari syurgawi dari tubuh, seperti Bumi, Bulan, matahari dan bintang-bintang, yang pada pilihan-Nya, whirling link bola kecil; Whose kekayaan yang tak ada batasnya sangat Dia adalah satu-satunya master dari seluruh alam semesta, dan yang menyediakan semua kebutuhan dan tidak memberikan bagi-Nya. Manusia memberontak terhadap Allah tidak dapat melakukan-Nya membahayakan, di sisi lain dengan ketidaktaatan manusia treads jalan menyuarakan kemusnahan dan memalukan.

Yang pasti terjadi akibat dari pemberontakan dan penolakan kenyataan adalah kegagalan dalam segala cita-cita kehidupan. seperti pemberontak tidak akan pernah menemukan thread nyata dari visi dan pengetahuan, sebab pengetahuan yang gagal membongkar sendiri tidak ada yang dapat mengungkapkan kebenaran. Seperti orang intelek dan alasan sesat selalu berjalan, karena alasan yang errs dalam mengetahui sendiri pencipta yang tidak dapat menerangi jalan kehidupan. Seperti seorang laki-laki akan bertemu dengan kegagalan dalam semua urusan hidupnya. Moralitas-Nya, maka sipil dan kehidupan sosial, dia berjuang untuk hidup dan kehidupan keluarganya, singkatnya, seluruh hidup-Nya, akan kecewa. Ia akan menyebarkan kekacauan dan kebingungan di bumi. Dia akan tanpa penyesalan yang paling rendah, menumpahkan darah, melanggar hak-hak orang lain, menjadi kejam kepada mereka, dan membuat kekacauan dan kerusakan di dunia. Nya sesat pemikiran dan ambisi-ambisi, maka visi dan kabur terganggu skala nilai, dan orang-ejaan kegiatan akan membuat hidup pahit baginya dan untuk semua di sekelilingnya. Seperti seorang laki-laki akan merusak tenang dan berhenti dari kehidupan di bumi. Dan di kehidupan selanjutnya dia akan diselenggarakan bersalah untuk kejahatan dia berkomitmen atas alam, maka kekuasaan, dan sumber daya. Setiap organ tubuh orang-nya sangat otak, mata, hidung, tangan dan kaki-mengeluh akan melawan ketidakadilan dan kekejaman dia telah dilakukan kepada mereka. Jaringan setiap orang yang akan menentang Allah yang dahulu, karena sangat mancur keadilan, dia akan penghargaan penuh hukuman dia pantas. Hal ini merupakan konsekuensi dari Kufr memalukan. Hal ini ke jalan buntu yang menyuarakan kegagalan, dan selanjutnya di sini.

The Blessings of Islam

Setelah survei yang evils dan kekurangan dari Kufr, sekarang mari kita melemparkan pandangan atas berkat Islam. Anda temukan dalam dunia di sekitar Anda dan di dalam kerajaan kecil diri Anda sendiri banyak sekali manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa kuasa ilahi. Ini grand semesta, yang terus-menerus bekerja sama dengan tak ada taranya pesanan dan sesuai dengan hukum yg tak dpt diubah, dengan sendirinya adalah seorang saksi pada kenyataan bahwa para Designer, Pencipta, dan Gubernur adalah omnipotent, All-kuat dengan Menjadi tak terbatas, merangkul semua, dan batas-kurang daya, pengetahuan, dan sumber daya, Whose hikmat adalah yang paling sempurna, dan Whom di alam semesta tidak berani injak. Hal ini sangat di alam manusia, karena dengan semua hal lainnya di alam semesta ini, untuk mentaati Dia. Sesungguhnya, tanpa disadari dia menurut Hukum-Nya tiap hari, karena saat ia melanggar Undang-undang ini, dia terkena kematian dan kehancuran. Ini adalah hukum alam, kita sehari-hari ibadat.

Selain endowing manusia dengan kemampuan untuk mendapatkan pengetahuan, di fakultas untuk berpikir dan merenungkan, dan rasa istimewa langsung dari salah, Allah telah diberikan kepadanya dengan sejumlah kebebasan dan akan mengambil tindakan. Ini terletak di kebebasan manusia nyata persidangan; nya pengetahuan, hikmat-Nya, maka kekuatan diskriminasi, dan akan kebebasan dan semua tindakan yang sedang dicoba dan diuji. Dalam percobaan ini dan menguji manusia belum diwajibkan untuk mengadopsi tertentu saja, oleh keharusan untuk objek yang akan persidangan telah dikalahkan. Jika ternyata dalam pemeriksaan anda harus menulis suatu jawaban untuk sebuah pertanyaan, pemeriksaan tersebut tidak akan digunakan. Kelebihan Anda bisa dinilai baik jika anda hanya diizinkan untuk menjawab pertanyaan secara bebas, menurut anda sendiri pengetahuan dan pemahaman. Jika jawaban Anda sudah benar, Anda akan berhasil, dan akan mendapatkan akses ke kemajuan masa depan, dan jika jawaban Anda salah, Anda akan gagal, dan jika Anda tidak akan memotong jalan untuk maju. Serupa adalah situasi yang muka manusia di dunia. Allah telah memberikan dia akan kebebasan dan tindakan sehingga ia tetap bebas memilih apa saja dalam sikap hidup dia menyukai dan menganggap dirinya benar untuk Islam atau Kufr. Sekarang, di satu sisi, ada seorang laki-laki yang berdiri di bawah-baik sendiri maupun dengan alam semesta. Dia mengakui dalam errs nya Master dan nyata dalam mengetahui sifat-sifat-Nya, dan kebebasan oleh-Nya misuses mengejar jalan ketidaktaatan dan pemberontakan. Seperti seorang lelaki telah gagal dalam persidangan kepada pengetahuan, intelijen, dan tugas-kesadaran. Dia telah gagal untuk muncul ke standar dan tidak pantas sebuah takdir yang lebih baik daripada yang dibahas di atas.

Di sisi lain, ada orang lain yang berhasil muncul dari percobaan ini. Dengan penggunaan yang benar kepada pengetahuan dan kecerdasan dia mengakui pencipta Nya, reposes kepercayaan kepada-Nya, dan, walaupun sedang tidak di bawah paksaan untuk melakukannya, memilih jalan ketaatan kepada-Nya. Dia tidak berbuat salah dalam membedakan yang benar dari yang salah dan memilih untuk mengikuti yang benar walaupun kenyataan bahwa dia memiliki kekuatan untuk bersandar terhadap kejahatan. Ia sendiri memahami alam, dan menyadari hukum dan realitas alam dan, walaupun kuasa dan kebebasan mengadopsi apapun saja, mengadopsi jalan ketaatan dan kesetiaan kepada Allah pencipta. Dia menggunakan kedua matanya untuk melihat Realita, maka telinga untuk mendengarkan kebenaran, ia berhak untuk membentuk pikiran dan pendapat menempatkan semua hati dan jiwa dalam mengikuti arah kanan sehingga ia telah dipilih. Dia memilih kebenaran, melihat kenyataan, dan rela dan joyfully mengajukan kepada Tuhannya dan Master. Dia cerdas, jujur, dan patuh, ia telah memilih untuk cahaya atas kegelapan, dan setelah melihat cahaya dari kenyataan yang telah merespon panggilan secara sukarela dan antusias. Dengan demikian ia telah dibuktikan dengan melakukan itu dia tidak hanya seeker tetapi setelah Kebenaran adalah Mengetahui dan penggemar juga. Sesungguhnya, dia berada di kanan jalan, dan seperti seorang lelaki yang telah berhasil di dunia dan di kehidupan yang akan datang.

Seperti seorang laki-laki akan selalu memilih jalur kanan di setiap bidang ilmu pengetahuan dan tindakan. Orang yang mengetahui Allah dengan segala atribut-Nya tahu awal serta yang paling akhir Realita. Dia tidak akan dapat memimpin sesat, untuk langkah pertama adalah di sebelah kanan jalan, dan dia yakin arah dan tujuan-Nya dalam perjalanan hidup. Dalam filsafat ia akan merenungkan atas rahasia alam semesta, dan akan mencoba untuk memahami misteri alam, namun, tidak seperti yang unbelieving filsuf, ia tidak akan kehilangan jalan-Nya dalam maze keraguan dan kecurigaan. Nya dengan jalan yang illumined Divine Visi, setiap langkah yang akan jatuh ke arah kanan. Dalam sains, dia akan berusaha untuk mengetahui hukum-hukum alam, membuka harta yang tersembunyi di bumi dan langsung sampai sekarang tidak diketahui semua kekuatan pikiran dan hal-semua untuk kemajuan kemanusiaan. Dia akan mencoba yang terbaik untuk tingkat cara mencari semua pengetahuan dan kuasa dan baju zirah semua yang ada di langit dan bumi untuk kepentingan umat manusia. Pada setiap tahap penyelidikan itu Allah-kesadaran akan menyelamatkan dia dari melakukan kejahatan dan merusak menggunakan ilmu dan metode ilmiah. Dia tidak akan pernah menaruh mengklaim dirinya sebagai pemimpin semua benda, boasting menjadi penakluk alam, arrogating kepada dirinya yang beriman dan berdaulat kekuasaan dan ambisi yang bergizi dari subverting dunia, subduing ras manusia dan membangun keagungan-Nya atas segala -galanya dengan cara yang adil dan curang.

Seperti sebuah sikap protes dan tantangan yang tidak pernah akan dihibur oleh seorang Muslim ilmuwan-ilmuwan Kafir hanya dapat mangsa yang jatuh ke seperti ilusi dan menyampaikan kepada mereka menelanjangi seluruh ras manusia ke bahaya dari total kerusakan dan pengikisan. Ilmuwan Muslim, di sisi lain, akan bertindak dalam suatu cara yang berbeda sekaligus. Nya wawasan yang lebih ke dalam dunia ilmu pengetahuan, akan semakin kuat dalam iman kepada Allah. Kepalanya akan sujud syukur di hadapan-Nya. Ia akan merasakan bahwa sebagai Master dia telah diberkati dengan kekuatan dan pengetahuan yang lebih besar sehingga dia harus berusaha untuk dirinya sendiri baik dan untuk kebaikan kemanusiaan. Alih-alih arrogance akan ada kerendahan hati. Alih-alih kekuasaan-mabuk akan ada realisasi kuat untuk melayani kemanusiaan. Kebebasan-Nya tidak akan tak terkendalikan. Dia akan dipandu oleh tenets dari moralitas dan Divine Wahyu. Dengan demikian ilmu akan di tangan, bukan menjadi sebuah instrumen dari kehancuran, menjadi agen untuk kesejahteraan manusia dan moral regenerasi. Dan ini adalah cara di mana ia akan menyampaikan terima kasih kepada beliau Master untuk hadiah dan berkah Dia kepada manusia.

Demikian pula, dalam sejarah, ekonomi, politik, hukum, dan cabang seni dan ilmu, seorang Muslim tidak akan ketinggalan di belakang-tempat yang Kafir di bidang penyelidikan dan perjuangan, tetapi mereka melihat dari sudut dan akibatnya mereka modus operandi akan banyak berbeda. Seorang muslim akan belajar setiap cabang pengetahuan dalam perspektif yang tepat, akan berusaha untuk tujuan yang tepat, dan akan tiba pada kesimpulan kanan. Dalam sejarah ia benar akan mengambil pelajaran dari pengalaman masa lalu manusia, dan akan mengetahui penyebab yang benar bangkit dan jatuhnya peradaban. Dia akan mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari semua yang baik dan tepat di masa lalu akan dgn sangat hati-hati dan menghindari semua yang telah menyebabkan penurunan dan kejatuhan bangsa. Dalam politik ia akan menjadi satu-satunya tujuan untuk berusaha untuk pembentukan sebuah pemerintahan di mana perdamaian, keadilan, persaudaraan, kebaikan dan pemerintahan, dimana manusia adalah saudara laki-laki dan menghormati kemanusiaan itu, di mana tidak ada bentuk eksploitasi atau perbudakan adalah yg merajalela, di mana hak-hak masing-masing adalah upheld hormat, dan di mana kekuasaan negara dianggap sebagai sebuah kepercayaan suci dari Allah dan digunakan untuk kesejahteraan umum semua. Di bidang hukum, yang berusaha dari seorang Muslim akan membuatnya yang benar perwujudan keadilan dan yang benar-benar melindungi hak-hak semua-terutama yang lemah. Ia akan melihat bahwa semua itu karena mendapat saham dan tidak ada penindasan atau ketidakadilan adalah akibat kepada siapapun. Dia akan menghormati hukum, membuat orang lain menghormati, dan akan melihat bahwa diselenggarakan adil, adil, dan merata.

Moral kehidupan seorang Muslim akan selalu diisi dengan kesalehan, ketakwaan, keadilan dan kebenaran. Dia akan hidup di dunia dengan keyakinan bahwa Allah sendiri adalah master dari semua apa yang dia miliki dan orang lain telah diberikan oleh Allah, bahwa kekuasaan wields ia hanya sebuah kepercayaan dari Allah, bahwa kebebasan dia telah kaya dengan bukan untuk digunakan indiscriminately, dan itu di gunakan untuk kepentingan sendiri yang sesuai dengan Allah Will. Dia akan terus menjaga pandangan bahwa dalam satu hari ia akan kembali kepada Tuhan dan menyerahkan account kepada seluruh kehidupan. Arti akuntabilitas akan tetap kuat berpancangan dalam pikiran dan ia tidak akan pernah bersikap dalam riang dan cara yg tdk dpt dipersalahkan.

Think of the moral keunggulan dari orang yang hidup ini dengan sikap mental-nya akan menjadi kehidupan dan kesalehan dan kemurnian cinta dan altruism. Ia akan menjadi berkat kepada manusia. Nya tidak akan berpikir polluted dengan pikiran jahat dan ambisi-ambisi sesat. Dia akan melihat abstain jahat, pendengaran yang jahat, dan melakukan kejahatan. Dia akan menjaga lidah dan ia tidak akan pernah mengucapkan kata kehidupan. Dia akan memperoleh hidup yang adil dan adil melalui sarana dan kelaparan akan lebih memilih untuk makanan diperoleh melalui eksploitasi tidak adil atau ketidakadilan. Dia tidak akan pernah menjadi pihak penindasan atau pelanggaran terhadap kehormatan dan kehidupan manusia, apapun yang akan mereka bentuk atau warna. Dia tidak akan menghasilkan ke jahat, namun tingginya biaya yang bantahan Mei dia. Dia akan menjadi perwujudan kebaikan dan bangsawan dan kanan akan menegakkan kebenaran dan bahkan pada biaya hidupnya. Dia akan abhor Shades dari semua ketidakadilan dan akan berdiri teguh untuk kebenaran, berani oleh tempests dari kesulitan. Seperti seorang laki-laki akan menjadi kekuatan yang akan diperhitungkan dengan. Dia pasti akan berhasil. Tidak ada di dunia dia dapat menghalangi atau menghalangi jalan-Nya.

Ia akan menjadi yang paling dihormati dan salah satu yang paling dihormati. Tidak ada yang bisa dia unggul dalam hal ini. Bagaimana kehinaan pernah mengunjungi orang yang tidak bersedia untuk menekurkan kepalanya atau bahkan tersebar tangannya untuk kebaikan sebelum siapapun kecuali Tuhan Yang Mahakuasa, Raja di alam semesta?

Ia akan menjadi yang paling berkuasa dan efektif. Tidak ada yang bisa menjadi lebih kuat daripada dia-dia takut untuk tidak ada tetapi Allah dan berusaha tetapi tidak ada berkah dari-Nya. Apa daya dapat membuat dia menyimpang dari kanan jalan? Apa yang berlaku dapat menuangkan nya hati nurani? Apa daya dapat memaksa dia laku?

Ia akan menjadi yang paling kaya dan kaya. Tidak ada seorangpun di dunia bisa kaya atau lebih mandiri dari dia-dia akan hidup untuk sebuah kehidupan austerity, kenyang, dan kepuasan. Ia akan menjadi orang yg mementingkan kesenangan badaniah baik, dan tidak ramah, dan tidak serakah. Dia akan senang dengan apa dia mendapatkan adil dan jujur dan walaupun banyak yg tdk halal kekayaan diletakkan sebelum dia bahkan ia tidak ingin melihat mereka, mengatakan yang paling availing mereka. Dia akan memiliki damai dan kepuasan hati dan apa yang dapat kekayaan yang lebih besar daripada ini?

Ia akan menjadi yang paling revered, populer, dan kekasih. Tidak ada yang bisa menjadi lebih manis daripada bagi orang-orang yang hidup dan kehidupan amal kebajikan. Dia akan melakukan keadilan untuk segala-galanya, tugas itu keluarnya jujur, dan bekerja untuk kebaikan orang lain hormat. Hati rakyat akan diambil terhadap dia alami dan mereka akan seperti dia, love him, dan menghormati dia.

Ia akan menjadi yang paling dipercaya dan dihormati satu. Tidak ada seorangpun yang dapat dipercaya selain untuk dia-dia tidak akan mengkhianati kepercayaan itu, ia tidak akan sesat dari kebenaran, ia akan benar kepada kata, dan tegas dan jujur dalam transaksi. Ia akan jujur dan adil dalam segala urusan, karena dia yakin bahwa Allah-pernah hadir, pernah waspada. Kata-kata dan gagal untuk menjelaskan kredit dan baik yang seperti perintah manusia. Bisa ada orang yang tidak percaya kepadanya?-Seperti itu adalah kehidupan dan karakter seorang muslim.

Jika anda mengerti benar karakter seorang Muslim, Anda akan yakin bahwa ia tidak dapat hidup dalam kehinaan, patuh, atau penundukan. Dia pasti akan menang dan berkuasa di bumi tidak dapat menahan membanjiri dia atau dia. Untuk itu dalam Islam inoculates kualitas yang tidak dapat overshadowed oleh pesona atau ilusi.

Dan setelah hidup yang terhormat dan mulia hidup di dunia ini, ia akan kembali kepada Pencipta Siapa yang akan shower setelah dia choicest dari berkat-Nya untuk dia habis nya tugas ably, berhasil memenuhi misi-Nya, dan muncul dari percobaan triumphantly. Dia berhasil dalam kehidupan di dunia dan di akhirat akan kekal hidup dalam damai, sukacita, dan kebahagiaan.

Ini adalah Islam, agama alam manusia, agama, yang tidak terkait dengan setiap orang, masyarakat, periode, atau tempat. Ini merupakan cara alami, agama manusia. Pada setiap umur, di negara-lamanya, dan di antara setiap orang, semua mengetahui Allah dan kebenaran-loving-orang telah beriman dan hidup ini sangat agama. Mereka semua Muslim, terlepas dari kenyataan apakah mereka disebut demikian Islam atau apapun. Apa yang namanya, ia signified Islam dan hanya Islam.

READ MORE -